Aku melakukan tindakan kepo terhadap orang yang (pernah) aku taksir.
Sepertinya dia sedang bersenang-senang dengan teman-temannya di gugusan pulau lain.
Sepertinya juga dia sedang memiliki orang yang dia sukai.
Antara penasaran dan tidak ingin penasaran dengan orang yang telah mengisi hatinya.
Tapi aku putuskan untuk tidak peduli saja. Alias berusaha untuk tidak peduli
Selamat untuk orang itu.
Dan selamat juga untuk diriku disini. Sungguh, aku ingin sekali bisa melupakanmu. Atau, adakah orang laiin yang mampu mengisi tempatmu di hatiku?
Oke lupakan lelaki itu, sekarang aku sedang ragu, apakah aku bisa menjejakkan kakiku di negeri ginseng itu? Apakah aku bisa mengikuti program itu? Hanya Tuhan yang tahu
